Showing posts with label PMP. Show all posts
Showing posts with label PMP. Show all posts

Updater PMP 2.0 to 2.1 tahun 2017 dan Beberapa Pembaruannya


Aplikasi PMP versi 2.1 dan Updater PMP 2.0 to 2.1 telah rilis. Anda dapat meninjau link unduhan aplikasinya pada laman resmi PMP di http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan. Pada laman tersebut, operator dapat mengunduh Installer PMP versi 2.1 khusus bagi yang belum sama sekali menginstal PMP di komputer/laptopnya, dan Updater PMP 2.0 to 2.1 bagi anda yang sudah pernah melakukan instalasi aplikasi PMP versi 2.0.
Updater PMP 2.0 to 2.1 merupakan updater PMP yang digunakan untuk menjawab beberapa bug/ masalah yang timbul pada aplikasi PMP versi 2.0. Beberapa bug yang kami himpun dari berbagai sumber tersebut diantaranya adalah Munculnya notifikasi kepala sekolah belum dipilih didapodik dan prosentase isian untuk masing-masing responden yang tidak kunjung berubah dan masih silang merah walaupun sudah melakukan konfirmasi isian jawaban.
Cara pemasangan Updater PMP 2.0 to 2.1 cukup mudah. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
  1. Unduh Updater PMP 2.0 to 2.1 pada laman resmi PMP di http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id atau anda bisa unduh pada link yang sudah kami sediakan disini
  2. Jalankan run as administrator pada program Updater PMP 2.0 to 2.1. Caranya adalah klik kanan pada aplikasi lalu pilih run as administrator.
  3. Lakukan semua perintah oada proses penginstalan program hingga selesai.
Setelah anda selesai menginstal Updater PMP 2.0 to 2.1, anda dipersilahkan login kembali kedalam aplikasi PMPnya. Anda akan menjumpai perubahan versi PMP baik pada halaman muka login atau tampilan beranda dari aplikasi PMP tersebut.
Pada PMP versi 2.1 ini anda akan menjumpai beberapa pembaruan. Pembaharuan tersebut adalah sebagai berikut:
  • Pembaruan dokumen unduhan instrumen tahun 2017
  • Pembaruan fitur penggunaan tombol keyboard pada pengisian instrumen kuesioner
  • Pembaruan fitur drildown tree pada verifikasi pengisian jawaban kuesioner
  • Pembaruan dokumen unduhan instrumen kuesioner tahun 2017
  • Pembaruan fitur detail pengisian pada verifikasi pengisian responden
  • Perbaikan beban load verifikasi kuesioner
  • Perbaikan bug konfirmasi selesai kuesioner
  • Perbaikan isian persen hanya bisa diisi dengan angka
  • Perbaikan bug pertanyaan nomor B7
  • Perbaikan bug pertanyaan nomor D12
  • Perbaikan bug rekap total beranda
  • Perbaikan penambahan pilihan "tidak mengampu" pada pertanyaan nomor B7, B8, B12 dan D12
Bagi anda yang sudah melakukan penginstalan Updater PMP 2.0 to 2.1, kemudian tidak menjumpai versi terbaru setelah anda login PMP, maka disarankan anda untuk merefresh browser dengan menekan tombol keyboard f5.
Demikanlah informasi mengenai Updater PMP 2.0 to 2.1 tahun 2017 dan beberapa pembaruannya. Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat bagi semuanya

LIMA LANGKAH MENGERJAKAN PMP VERSI 2.0 TAHUN 2017 DENGAN BANYAK LAPTOP


Input data Pemetaan Mutu Pendidikan pada aplikasi PMP versi 2.0 melibatkan sejumlah warga sekolah sebagai responden yang bertugas memberikan data dan informasi pada level sekolah seperti kepala sekolah, perwakilan guru, perwakilan siswa, perwakilan komite sekolah serta pengawas pembina. 
Dalam proses input data mutu, tentunya sekolah akan dibantu oleh oleh petugas pemetaan mutu atau operator dapodik yang pastinya dilibatkan untuk membantu sekolah dalam merekam dan mengirim data dan informasi pemetaan mutu melalui aplikasi tersebut. Ada beberapa cara yang mungkin operator dapat lakukan dalam merekam data dan informasi pemetaan mutu. Cara pertama adalah operator dapat menginput satu persatu jawaban dari responden kedalam aplikasi, cara kedua adalah operator dapat berkoordinasi dengan masing-masing responden untuk menginput data pemetaan mutu di laptop operator itu sendiri, dan cara yang ketiga adalah menginput data pemetaan mutu dalam satu jaringan. 
Berkaitan dengan cara perekaman data mutu di aplikasi PMP versi 2.0, dibawah ini kami informasikan trik mengerjakan PMP versi 2.0 tahun 2017 dalam jaringan. Trik ini diharapkan dapat mempermudah sistem kerja petugas pemetaan mutu atau operator dapodik. Berikut langkah-langkahnya:
1. Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menonaktifkan terlebih dahulu window firewall pada laptop yang akan kita jadikan sebagai client. Langkah ini harus dilakukan agar koneksi antara laptop client dan server tidak mengalami gangguan. Lalu bagaimanakah caranya menonaktifkan windows firewall pada laptop kita? Berikut ini kami sampaikan juga langkah-langkahnya:
  • klik start
  • klik kontrol panel 

  • langkah berikutnya adalah klik system and security, lalu pilih dan klik windows firewall-nya. sehingga tampilannya sama seperti gambar dibawah ini:

  •  langkah selanjutnya adalah pilih dan klik turn windows firewall on or off yang terletak di sisi sebelah kiri untuk menampilkan form pilihan pengaturan windows firewall. Perhatikan gambar-gambar berikut ini:
    • Gambar 1 menunjukan menu pilihan dari turn windows firewall on or off
    • Gambar 2 menunjukkan form pilihan pengaturan windows firewall. Private network setting dipergunakan untuk jaringan pribadi atau LAN, sedangkan Public network settings digunakan untuk jaringan umum yang terkomunikasi dengan jaringan internet. Pada sesi ini, silahkan anda pilih turn off windows firewall untuk private network setting dan turn off windows firewall untuk public network setting
 

2. Langkah kedua adalah dengan mengaktifkan tehtering smartphone anda. Lalu kemudian koneksikan tehtering smartphone anda ke laptop yang nantinya dijadikan sebagai server dan laptop yang nantinya dijadikan sebagai komputer client. Diharapkan Aplikasi PMP versi 2.0 sudah terinstal di laptop server, sementara untuk laptop yang berfungsi sebagai client tidak perlu diinstalkan aplikasinya. 






3. Langkah ketiga adalah silahkan anda buka program commad prompt atau yang kita kenal dengan program CMD pada laptop yang dijadikan sebagai server. Anda dapat membuka CMD melalu tombol keyboard berupa tombol windows + R, lalu ketik cmd kemudian klik ok.



4. Langkah keempat adalah ketik ipconfig pada program cmd, kemudian catat IPv4 Addressnya. Alamat ini nantinya digunakan sebagai alamat url PMP di laptop client.




Keterangan Gambar:

1. Gambar No. 1, silahkan anda ketik "ipconfig" tanpa tanda petik
2. Gambar No. 2, silahkan anda catat alamat IPv4 Addressnya. Dalam hal ini, alamat IPv4 Address dari server kami adalah 192.168.1.113


5. Langkah kelima adalah silahkan anda buka browser pada laptop yang anda jadikan sebagai client. lalu entrikan IPv4 Adress yang diperoleh dari laptop server dengan menambahkan :1745, lalu tekan enter. Berikut kami contohkan penulisannya pada browser yang kami gunakan:




 sebagai hasilnya, silahkan anda perhatikan gambar dibawah ini:


Demikianlah informasi terkait lima langkah mengerjakan PMP versi 2.0 tahun 2017 dengan banyak laptop. Semoga bermanfaat bagi semua.

    SOLUSI MENGATASI MASALAH KEPALA SEKOLAH BELUM DIISI DIDAPODIK PADA APLIKASI PMP VERSI 2.0 TAHUN PELAJARAN 2017/2018

    Aplikasi Pemetaan Mutu Pendidikan atau yang dikenal dengan Aplikasi PMP merupakan sistem aplikasi yang dibuat oleh Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan guna pengambilan data mutu Pendidikan Dasar dan Menengah di Indonesia. Aplikasi ini melibatkan beberapa responden diantaranya kepala sekolah, guru, komite, siswa dan pengawas pembina.
    Aplikasi Pemetaan Mutu Pendidikan versi 2.0 di tahun ajaran 2017/2018 ini belum sepenuhnya sempurna. Hal ini disebabkan karena masih ada bug pada aplikasi yang belum sepenuhnya mendukung aplikasi dapodik versi 2018. Apa sih bug? sekedar informasi bug menurut wikipedia merupakan sebuah istilah yang menunjukan cacat desain pada perangkat keras atau perangkat lunak yang mengakibatkan terjadinya galat pada peralatan atau program sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Salah satu catatan bug pada aplikasi ini adalah timbul notifikasi pada halaman utama yang bertuliskan " KEPALA SEKOLAH BELUM DIISI DIDAPODIK".


    Berdasarkan gambar diatas, kepala sekolah pada aplikasi dapodik sudah tertulis pada bagian halaman muka/branda, sementara pada aplikasi PMP, terlihat jelas notifikikasi yang ditampilkan di halaman muka/branda tertulis "kepala sekolah belum diisi di dapodik". Lalu bagaimana cara mengatasi notifikasi tersebut? Berikut kami share informasinya untuk anda:
    1. Langkah pertama adalah silahkan buka aplikasi dapodik anda dengan menggunakan user anda sendiri.
    2. Langkah berikutnya adalah silalahkan pilih nama guru yang menjabat sebagai kepala sekolah pada menu guru, lalu klik menu ubah yang terletak pada bagian atas sebelah sub tab menu tambah dan atau sub tab menu simpan. Perhatikan gambar berikut:


    Keterangan Gambar:
    1. Silahkan pilih menu guru pada aplikasi dapodik( Gb.1)
    2. Silahkan pilih nama guru yang menjabat sebagai kepala sekolah (Gb.2), dan
    3. silahkan pilih menu ubah (Gb.3) 
    3. Langkah yang ketiga adalah silahkan anda cek data rinci kepegawian PTK tersebut melalui data rinci PTK. Untuk Jenis PTK yang dipilih adalah Kepala Sekolah. Kemudian perhatikan data isian pada sub tab menu Tugas Tambahan Kepala Sekolah. Apabila terdapat isian untuk data TST tambahan, silahkan anda hapus data TST tambahan tersebut. Perhatikan gambar berikut:

    Keterangan Gambar:
    1. Silahkan pilih jenis PTK pada data rincian PTK di bagian data kepegawaian seperti yang ditunjukkan pada gambar No. 4
    2. Sillahkan pilih menu tugas tambahan seperti yang ditunjukan pada gambar No. 5
    3. Pada Menu Tugas Tambahan, silahkan kosongkan data pada TST tambahan (Gb. 6)
    4. Silahkan anda klik menu simpan seperti yang ditunjukkan pada gambar No. 7
    Bagi sekolah yang kepseknya adalah PLT, maka langkah yang harus dilakukan adalah seperti gambar berikut:

     Keterangan Gambar:
    1. Silkan pilih jenis PTK pada data rincian PTK dibagian data kepegawaian seperti yang ditunjukkan pada gambar No. 4
    2. Silahkan pilih menu tugas tambahan seperti yang ditunjukkan pada gambar No. 5
    3. Pada menu tugas tambahan, silahkan kosongkan data pada TST tambahan  (Gb. 6)
    4. Silahkan anda klik menu simpan seperti yang ditunjukkan pada gambar No. 7
    4. Setelah langkah pertama hingga langkah ketiga selesai dilakukan, langkah terakhir adalah silahkan anda buka aplikasi PMP anda. Anda akan melihat nama kepala sekolah anda sudah terupdate pada aplikasi tersebut. 


    Demikianlah solusi mengatasi masalah kepala sekolah belum disi didapodik pada aplikasi PMP versi 2.0 tahun pelajaran 2017/2018. Semoga bermanfaat bagi semua!!!